Uncategorized

Jangan Iri Terhadap Orang Lain

Mungkin Saya ibarat seekor gajah dan nyiyirers diluaran sana adalah seekor anjing. Saya mungkin dikasih ujian sama Allah lama belum dikaruniai anak, tapi Saya ga boleh iri sama orang lain yang dikasih kemudahan, harus senantiasa bersyukur atas apa yang kita punya. Saya juga yakin setiap orang punya ujian nya masing-masing. Yang menikah diuji, belum menikah juga diuji, yang belum punya anak diujo begitu juga yang sudah punya anak.

Jujur terkadang rasa iri itu selintas datang..kenapa ya saya ga kaya si A yang blablabla namun saya tepis dengan istighfar dan saya renungkan lagi..apa dengan iri itu akan merubah keadaan? Justru yang ada kita makin terpuruk karena disitulah pangkal kita tidak bersyukur atas segala nikmat Allah yang jauh lebih besar dubandingkan rasa iri itu sendiri. Jadi utuk apa iri sedangkan masih banyak nikmat Allah lain nya bahkan ujian Allah kepada orang-orang yang lebih besar dari kita dan kita gatau sebab mereka tidak mengeluh. 🙂

Ada kisah motivasi yang membuat Saya semangat kali ini, dan Saya harap buat kalian semua juga yaa 😉 berikut kisahnya.

Seekor gajah dan seekor anjing hamil pada saat yang sama. Tiga bulan kemudian anjing melahirkan enam anak anjing. Lalu, enam bulan kemudian anjing itu hamil lagi, dan sembilan bulan berikutnya anjing itu melahirkan selusin anak anjing yang lain. Demikian seterusnya.

Pada bulan kedelapan belas, anjing itu mendekati gajah sambil bertanya, “Apakah kau yakin bahwa kau sedang hamil? Kita hamil pada tanggal yang sama, saya telah melahirkan tiga kali untuk lusinan anak anjing dan sekarang mereka tumbuh menjadi anjing besar. Tetapi kau masih saja hamil. Apa yang sedang terjadi?”

Gajah itu menjawab, “Ada sesuatu yang saya ingin kau mengerti. Apa yang saya bawa bukan anjing tetapi gajah. Saya hanya melahirkan satu bayi gajah dalam dua tahun. Ketika bayi saya menyentuh tanah, bumi akan merasakannya. Ketika bayi saya melintasi jalan, manusia berhenti dan melihat dengan kekaguman, apa yang saya bawa menarik perhatian. Jadi, apa yang saya bawa dalam perut ini perkasa dan besar.”

Jangan kehilangan iman ketika kita melihat orang lain menerima jawaban atas doa-doa mereka. Jangan merasa iri atas kesaksian orang lain. Jika kita belum menerima berkat kita sendiri, jangan merasa putus asa. Berkatalah pada diri sendiri, “Waktu saya akan tiba, dan ketika menyentuh permukaan bumi, orang akan berdecak kagum.”

Source : Agan Simbolon

Insyaa Allah

image

Iklan

5 thoughts on “Jangan Iri Terhadap Orang Lain

    1. Betul..semoga bisa jadi pengingat buat kita semoga kita agar senantiasa bersyukur dan menjaga apa yang telah kita miliki :’) jleb bgt buat saya sendiri ☺

  1. ini sifat manusiawi sekali, selalu merasa rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri, pengingat juga untuk saya agar selalu bersyukur dgn apa yg sudah di miliki saat ini 😉

    1. Betul saya juga kadang suka begitu..melihat orang lain “tampaknya” lebih apalah apalah dari kita 😀 dan saya tersadar ketika ada orang berkata enak yah jadi mba..blablabla..oh ternyata hidup itu saling berprasangka heheee

  2. Jadi inget kisah Siti Sarah istri nabi Ibrahim yang pernah cemburu sama Siti Hajar karena lebih dulu mengandung anak nabi Ibrahim.
    Tapi cemburunya Siti Sarah beda, saat cemburu, Siti Sarah malah meningkatkan lagi kadar ibadahnya kepada Allah, malah makin mesra sama Allah, bukan sebaliknya..
    Sebab itu nabi Ibrahim cinta banget sama Siti Sarah :’))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s