Anak Jalanan

Sebuah sinetron yang memperlihatkan indahnya dunia sekolah. Enak banget hidup Boy sang tokoh utama di sinetron ini. Masih SMA, Boy udah punya motor gede yang mahal, pacar yang cakep dan teman-teman yang setia.

Beda dengan saya sewaktu sekolah. Nggak punya motor, nggak punya pacar. Mungkin nggak bisa punya pacar pun karena nggak punya motor. Punya temen pun nggak setia-setia amat. Nggak bisa ditunggangi kayak motor untuk cari pacar.

Hidupnya udah enak begitu, Boy pernah pamer di media sosial nggak ya?

Kalau orang biasa dapat rezeki, paling banter bakal update status begini:

“Alhamdulilllah, rezeki anak soleh.” Tag foto martabak yang dibawain pacar.

Kalau Boy yang dapat rezeki, misalnya dibawain martabak oleh Reva, pacarnya, mungkin bakal update status begini:

“Alhamdulillah, rezeki anak jalanan.” Tag foto Reva yang bawa martabak.

Tapi apa benar Boy itu termasuk anak jalanan? Saya kepikiran makna anak jalanan di sini telah bergeser. Mungkin maksud anak jalanan di sini adalah ketika Boy ikut lomba lari, dia malah jalan santai sambil cengengesan. Ketika ditanya panitia, Boy jawab, “Gue kan anak jalanan. Nggak suka lari-larian.”

“Oke, dunia ini milik Boy.”

Dengan predikat “anak jalanan”, Boy nggak perlu cemas ketika dipanggil walikelas karena nilai rapor jelek. Kalau walikelas memanggil orangtua Boy untuk datang ke sekolah, Boy cukup mengajak walikelas ke trotoar sambil bilang, “Saya anak jalanan, Pak.” Walikelas pasti langsung paham.

Asumsinya, pada suatu hari, ada seorang lelaki jatuh dari motor dan nyium aspal. Sembilan bulan kemudian lahirlah Boy dari retakan polisi tidur. Anak Jalanan secara harfiah. Jadi, ketika menemukan polisi tidur di jalan, jangan dilindas. Itu aspal hamil yang sedang mengandung Stefan William.

Tapi jadi anak jalanan itu keren. Dengan motor gede sebagai tunggangan, mereka bisa hidup di dua planet, yakni Planet Bumi dan Planet Ban. Di Planet Ban ngapain? Ya ngisi nitrogren gratis lah.

Ngomong-ngomong planet, sampai sekarang, belum ada manusia yang berminat hidup di Mars. Apalagi Mars Partai Perindo. Sebab Mars Perindo nggak bisa dihuni. Tapi bisa dihafal kok. Sebagian besar penonton setia Anak Jalanan hafal Mars Perindo. Gimana nggak hafal? Setiap iklan, dinyanyiin lagu wajib itu terus.

Ngomong-ngomong Mars, sebenarnya, ada satu artis yang pernah mencoba tinggal di Mars, tapi tidak bertahan lama. Nama artis itu Ben Kasyafani. Mars yang ditinggali adalah Mars handa.

Lalu apa persamaannnya Marshanda dan Andhika? Sama-sama kangen Ben.

Intinya, sampai manusia membuat koloni di Planet Mars, Boy tetap akan dikenal sebagai Anak Jalanan. Hanya bisa berubah ketika ada cewek yang nyatain perasaan ke Boy, tapi Boy nggak jawab. Nggak nolak, nggak nerima juga. Sejak itu, berarti Boy udah jadi Anak “Jalanin Aja Dulu”.

KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) nggak berani menghentikan tayangan Anak Jalanan. Sebab menurut undang-undang, fakir miskin dan anak jalanan dipelihara oleh negara.

Sumber: http://www.harisfirmansyah.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • *Follow Me On Twitter*

  • My Facebook

  • Tentang Aku

    Assalamualaikum..
    Hallo teman-teman Salam Kenal yaa..Aku seorang nutritionist, Seorang istri yang berusaha untuk menjadi shaleha..suka posting..Senang berbagi cerita dan informasi. Saya senang berteman dengan siapa saja. Selamat membaca..Pliss add coment ya..#ngarep

  • *My Posting*

  • Instagram Account

    Thankyou My lil bro @imamfachrul_ masker naturgo nya langsung tth pake yaa..cucok markicokk..adem bgt d muka ❤❤❤ buat yg minat bisa japri Aja ke @imamfachrul_  yaa..thankss 😉
  • Blog yang Saya Ikuti

  • wjsblog

    mencari jati diri

    mayakristiantini

    @HatiWanita

    KRIRIEN

    sekadar merapikan kenangan

    Variasi Menu - Menu

    always fresh always tasty

    %d blogger menyukai ini: