Belajar Peka Yuk :D

Eh kok Gemuuk Bangeet..

kok kuruus bangeet…

Mukanya kuseem tuuh..

Jerawatan tuuh..

Blaa..blaa..blaa

NTAR NDAK MENARIK LHOO DILIHAT SUAMI..

NTAR SUAMI NGELIRIK YG LEBIH CANTIK DAN MULUS LHOO

MAKANYA JAGA PENAMPILAN dong Mba

Eh kok ga nikah²??

kok belum hamil² sih??

kok melahirkannnya oprasi sesar??

kok ga dikasih ASI bayinya?

kok anaknya cacat siih??

blaaa…blaa..blaa

GA PERNAH USAHA SUNGGUH² SIH

KURANG SODAQOH ITU

JADINYA GA DIMUDAHKAN

JADINYA HASILNYA GA BAGUS

MAKANYA BANYAK berbuat kebaikan dong Mba

Subhanallaah..^^

Kata-kata seperti itu makjlebb banget deh dan selalu ada di sekitar kita..Entah deh kalau di luar negri ada nggak ya budaya nyinyir kaya gitu? uhh sebel banget kan..Daripada kita jadi orang nyinyir, mari kita belajar peka terhadap hal2 di sekitar kita terutama terhadap perasaan orang lain^^

Ayo belajar peka terhadap kekurangan yg dialami saudara saudari kita, peka terhadap ujian dan musibah yg menimpa saudara saudari kita agar hati kita memiliki nurani dan turut peduli pada saudara kita yang lain. Peka terhadap nikmat yg diberikan oleh Allah, peka terhadap kelebihan yg dilimpahkan Allah sehingga hati terselamatkan dari Kesombongan dan Tinggi Hati,

Sungguh bila kita tidak merasa peka, maka sesungguhnya Allah tengah melalaikan kita.

Iblis beribadah ribuan tahun dan menjadi penghuni Surga..

Namun karena satu kesalahan fatal.. yakni Rasa sombong yg menyelinap dalam dirinya, Allaah mengeluarkannya dari Surga.. ^__^

Catatan : Kasih sayang Allaah kepada hamba² Nya itu dapat kita lihat dari keadaan seorang hamba.. baik ketika sang hamba itu kaya maupun miskin.. lapang maupun sempit.. namun tetap berbuat kebaikan maka hamba tersebut termasuk seseorang yg dijaga oleh Allaah Ta’aalaa.. ^^

 

Copas dari status Ari Wahyu Bintari dengan revisi sendiri🙂

6 Tanggapan so far »

  1. 1

    Jangan lupa bersyukur ^^

    Makasih postingannya. Salam kenal.🙂

  2. 2

    Bawangijo said,

    Ih kamu kok gendutan! *lempar kontainer 😂

  3. 5

    praditalia said,

    Itu juga karena mereka terlalu peka juga sih mbak… peka melihat kekurangan orang lain. Budaya turun temurun yang tanpa sadar terus diwariskan… mari sedikit demi sedikit putus dari generasi kita agar budaya nyinyir tak terus diwariskan hinga nanti-nanti


Comment RSS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • *Follow Me On Twitter*

  • My Facebook

  • Tentang Aku

    Assalamualaikum..
    Hallo teman-teman Salam Kenal yaa..Aku seorang nutritionist, Seorang istri yang berusaha untuk menjadi shaleha..suka posting..Senang berbagi cerita dan informasi. Saya senang berteman dengan siapa saja. Selamat membaca..Pliss add coment ya..#ngarep

  • *My Posting*

  • Instagram Account

    Thankyou My lil bro @imamfachrul_ masker naturgo nya langsung tth pake yaa..cucok markicokk..adem bgt d muka ❤❤❤ buat yg minat bisa japri Aja ke @imamfachrul_  yaa..thankss 😉
  • Blog yang Saya Ikuti

  • wjsblog

    mencari jati diri

    mayakristiantini

    @HatiWanita

    KRIRIEN

    sekadar merapikan kenangan

    Variasi Menu - Menu

    always fresh always tasty

    %d blogger menyukai ini: